SITUBONDO, SIGAP88.NET — Aksi balap liar kembali meresahkan masyarakat Kabupaten Situbondo. Kali ini, aktivitas yang diduga sebagai balap liar terjadi di wilayah Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, pada Minggu, 16 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.
Menyikapi kondisi tersebut, masyarakat Desa Gelung menunjukkan respons cepat. Kepala Desa Gelung H. Hadi Baikuni, yang akrab disapa H. Kukuk, bersama perangkat desa, para ketua RT/RW, Satgas Desa Gelung, warga, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satlantas Polres Situbondo bergerak melakukan pengamanan di lokasi.
Kesigapan seluruh unsur tersebut mendapat perhatian karena persoalan balap liar bukan hanya menyangkut pelanggaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Dalam penanganan di lapangan, sejumlah orang dan satu unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan aktivitas balap liar berhasil diamankan untuk selanjutnya dilakukan penanganan sesuai kewenangan aparat.
H. Kukuk: jangan biarkan balap liar jadi budaya
Kepala Desa Gelung H. Hadi Baikuni alias H. Kukuk menegaskan bahwa pemerintah desa bersama masyarakat tidak ingin wilayah Desa Gelung dijadikan tempat untuk aktivitas balap liar.
“Kami bersama masyarakat, RT/RW, Satgas Desa Gelung, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan seluruh unsur terkait akan terus menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Gelung. Kalau ada balap liar yang membahayakan masyarakat, kami tidak boleh tinggal diam,” tegas H. Kukuk.
Menurutnya, tindakan cepat masyarakat bukan dimaksudkan untuk main hakim sendiri, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan untuk mencegah terjadinya kecelakaan maupun korban jiwa.
“Kami mengedepankan pencegahan. Anak-anak muda harus kita arahkan kepada kegiatan yang positif. Jangan sampai karena balap liar kemudian terjadi kecelakaan, bahkan sampai ada korban jiwa,” ujarnya.
H. Kukuk juga mengapresiasi kekompakan seluruh unsur masyarakat Desa Gelung.
“Saya berterima kasih kepada seluruh RT/RW, Satgas Desa Gelung, masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satlantas Polres Situbondo yang cepat bergerak ketika ada informasi. Ini bukti bahwa keamanan desa bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Pemkab Situbondo diminta konsisten berantas balap liar
Persoalan balap liar sebelumnya juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Situbondo. Bupati Situbondo Yusuf Rio Prayugo diharapkan terus mendorong langkah konkret dalam penanganan dan pencegahan aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.
Masyarakat berharap penanganan balap liar tidak berhenti pada operasi sesaat. Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama kepolisian dan pemerintah desa dinilai perlu membangun langkah pencegahan yang berkelanjutan, termasuk patroli pada titik-titik yang rawan digunakan untuk balap liar.
Desa Gelung: keamanan lingkungan tanggung jawab bersama
Peristiwa di Desa Gelung menjadi gambaran bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga ketertiban lingkungan.
Kepala Desa Gelung H. Kukuk menegaskan pihaknya bersama Satgas Desa Gelung siap berkoordinasi dengan aparat keamanan apabila kembali ditemukan aktivitas yang mengarah pada balap liar.
“Kami tidak ingin Desa Gelung dikenal karena balap liar. Kami ingin desa kami dikenal sebagai desa yang aman, kompak, dan masyarakatnya peduli terhadap lingkungan. Kalau ada kejadian seperti ini lagi, kami bersama Satgas Desa Gelung akan berkoordinasi dengan pihak berwenang dan mengambil langkah pencegahan bersama,” pungkasnya.
Penulis: Albert
