PKB Magetan Perkuat Konsolidasi, Cak Thoriq Ajak Kader Bangun Kepercayaan Masyarakat

MAGETAN, SIGAP88.NET – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan memperkuat konsolidasi organisasi melalui pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) masa bakti 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Bukit Bintang Magetan, Sabtu (10/10/2026), sekaligus menjadi langkah awal dalam mempersiapkan strategi politik menghadapi Pemilu 2029.

Acara pengukuhan dihadiri Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Thoriqul Haq, jajaran pengurus DPW PKB Jatim, Bupati Magetan Nanik Sumantri, Wakil Bupati Suyatni Priasmoro, pengurus DPC dan DPAC PKB, Dewan Syuro, serta sejumlah pimpinan partai politik di Kabupaten Magetan.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan antarkader sekaligus menegaskan arah perjuangan partai agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Ketua DPC PKB Magetan, Deny Mahmud Fauzi, menyampaikan bahwa kepengurusan baru diharapkan mampu menjaga capaian politik yang telah diraih sekaligus meningkatkan perolehan suara pada pemilu mendatang.

“Ke depan, PKB Magetan akan terus mempertahankan jumlah kursi dan berupaya memenangkan PKB pada pemilu berikutnya,” kata Deny.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Thoriqul Haq, menegaskan bahwa keberhasilan sebuah partai tidak cukup dinilai dari jumlah kursi atau kemenangan dalam pemilu. Menurutnya, kekuatan politik harus dibangun melalui kepercayaan masyarakat yang diperoleh dari kerja nyata dan pengabdian berkelanjutan.

“Yang utama adalah politik berkelanjutan. PKB Magetan yang menang ini harus berkelanjutan menang. Tetapi, dampak kemenangannya harus bermanfaat. Tidak ada menang yang tidak berdampak,” tegasnya.

Cak Thoriq juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan antara pengurus partai dan anggota fraksi. Seluruh elemen organisasi diminta memiliki peran yang jelas serta mampu menunjukkan hasil kerja yang dapat dirasakan masyarakat.

“Hari ini PKB solid, fraksi juga harus solid. Fraksi juga harus ada yang dikerjakan,” ujarnya.

Menurutnya, kepercayaan publik tidak bisa dibangun hanya melalui slogan, baliho, foto, maupun pesan politik menjelang pemilu. Kepercayaan justru tumbuh ketika kader hadir secara konsisten dan terlibat dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan.

“Kemenangan tidak lahir dalam satu malam. Kemenangan tidak keluar dari lipatan kertas. Kemenangan adalah buah dari kepercayaan. Dan kepercayaan tidak tumbuh dari pesan, dari baliho, dari gambar, dari foto. Kepercayaan dibangun dari kehadiran setiap waktu,” ungkapnya.

Ia pun meminta para kader PKB agar tidak hanya mendatangi masyarakat ketika membutuhkan dukungan suara. Kehadiran partai, lanjutnya, harus dirasakan ketika masyarakat menghadapi kesulitan, termasuk persoalan pertanian, kebutuhan pendampingan, hingga akses pelayanan kesehatan.

“Jangan datang kepada rakyat hanya ketika pemilu. Datanglah ketika rakyat membutuhkan. Ketika petani kesulitan pupuk dan bibit, kita bantu. Ketika warga membutuhkan penguatan, kita advokasi. Ketika warga membutuhkan akses kesehatan, kita layani,” tandasnya.

Dalam arahannya, Cak Thoriq juga meminta seluruh jajaran PKB Magetan mulai mempersiapkan Pemilu 2029 sejak sekarang. Ia menilai, kemenangan politik membutuhkan perencanaan matang, penguatan struktur organisasi, serta kerja berkelanjutan di tengah masyarakat.

Untuk mempertegas komitmen tersebut, ia mendorong pemasangan slogan “Pemilu 2029 dimulai hari ini” di lingkungan kantor DPC PKB sebagai pengingat bagi seluruh pengurus dan kader agar tidak menunda persiapan.

“Pemilu 2029 dimulai hari ini, bukan besok, apalagi tahun depan. Kemenangan Pemilu 2029 tidak dibangun pada tahun 2029, tetapi dibangun mulai hari ini,” katanya.

Selain memperkuat basis dukungan, jajaran pengurus diminta segera menyelesaikan struktur lembaga dan badan partai, menyusun program kerja yang terarah, serta menjalankan hasil Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) secara konsisten.

Cak Thoriq menekankan bahwa seluruh struktur organisasi harus aktif menjalankan tugas dan tidak sekadar tercatat dalam susunan kepengurusan. Setiap kader diharapkan mampu menerjemahkan arah kebijakan partai menjadi kegiatan konkret yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Pastikan tidak ada struktur yang tidur dan tidak ada kader yang kehilangan arah. Semua struktur harus bergerak dan bekerja untuk rakyat, sekaligus memastikan kemenangan PKB pada 2029,” pungkasnya.

Melalui pengukuhan pengurus DPC dan DPAC periode 2026–2031, PKB Magetan diharapkan semakin solid dalam menjalankan program organisasi dan memperluas pengabdian kepada masyarakat. Komitmen tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan baru untuk membuktikan bahwa kepercayaan publik dapat dibangun melalui konsistensi kerja, pelayanan, dan keberpihakan terhadap kebutuhan rakyat. (Dk)

error: Content is protected !!