Bondowoso, SIGAP88.NET – Badan Gizi Nasional (BGN) telah menerapkan larangan penggunaan buah potong dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Karena daging buah yang terbuka mudah terpapar udara, sehingga mempercepat oksidasi. Sehingga dapat memicu penurunan kualitas gizi, perubahan tekstur dan mempermudah pertumbuhan bakteri penyebab buah cepat.
Tetapi larangan tersebut terkesan diabaikan oleh sebagian SPPG yang berada di wilayah Bondowoso sehingga larangan BGN tersebut hanya dianggap sebagai player biasa.
Berdasarkan info yang diterima Redaksi, SPPG SPPG tersebut tetap menggunakan buah potong yaitu buah semangka dan buah melon.
Menyikapi hal tersebut, Bang Juned Ketua Bara Nusa Dpc Bondowoso yang selama ini selalu getol mengawasi jalannya MBG khususnya di Kabupaten Bondowoso menyampaikan, “Seharusnya SPPG wajib mengikuti intruksi dari BGN tanpa alasan apapun,”
“Karena buah potong tersebut Mulai dari cepat basi, rawan kontaminasi, sampai gizinya bisa turun,” jelas Bang Juned.
“Dan satu jangan lupa tujuan MBG itu adalah memberikan makanan yang aman, segar, dan maksimal nutrisinya,” tegas Bang Juned.
Ditanyakan mengenai langkah yang akan diambil, Bang Juned menyampaikan, “Abaikan larangan BGN bagi saya adalah kesalahan yang cukup fatal. Apalagi dengan memberikan buah potong yang notabene abaikan keamanan makanan,”
“Maka kami minta Korwil dan Satgas MBG Kabupaten untuk memberikan warning ke SPPG nakal tersebut,” tegasnya.
Penulis : David
