NEWS  

Proyek Pembangunan MI Islamiyah Nuriyah Disorot LPKAN Indonesia, Aspek Transparansi di Pertanyakan

SITUBONDO,sigap88.net – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Indonesia DPC Situbondo kembali menyoroti pekerjaan pembangunan di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah Nuriyah di Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Sorotan ini muncul setelah tim melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada hari Sabtu (31/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, tim LPKAN Indonesia menemukan sejumlah aspek yang dinilai perlu mendapat perhatian, khususnya terkait dengan keterbukaan informasi proyek, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (k3), serta rambu rambu pengaman area pembangunan yang berdekatan dengan aktifitas sekolah dan pemukiman warga.

Salah satu hal yang menjadi tidak terdapatnya papan informasi proyek di sekitar lokasi pekerjaan. Menurut LPKAN, papan informasi proyek merupakan bagian yang sangat penting serta transparansi pelaksanaan pembangunan agar masyarakat mengetahui jenis kegiatan, sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana kegiatan, serta jangka waktu pengerjaan.

LPKAN Indonesia menilai keterbukaan informasi tersebut penting, terutama apabila pengerjaan menggunakan anggaran pemerintah, atau sumber pembiayaan yang wajib dipertanggung jawabkan kepada publik. Hal ini juga berkaitan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yaitu Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Selain persoalan transparansi, tim juga menyoroti perlengkapan keselamatan kerja yang dinilai belum terlihat memadai. Berdasarkan pengamatan tim, perlengkapan K3 bagi pekerja serta pengamanan di sekitar area pembangunan perlu mendapat perhatian lebih serius.

Kondisi tersebut menjadi penting karena lokasi pekerjaan berada di lingkungan sekolah serta berdekatan dengan pemukiman warga yang digunakan aktivitas bermain oleh anak-anak. Tanpa pengamanan dan rambu-rambu peringatan dikhawatirkan dapat meningkatkan resiko keselamatan pekerja, siswa serta warga yang berada di sekitar lokasi.

Dari hasil pemantauan dilokasi, tim LPKAN Indonesia menghubungi via telepon Kepala Sekolah MI Islamiyah Nuriyah. Beliau menyampaikan bahwa memang dari awal pengerjaan memang tidak ada papan kegiatan. Beliau juga menyampaikan bahwa proyek tersebut berasal dari Provinsi dan dikerjakan secara kontrak tual oleh CV dengan inisial R asal Situbondo.

Meski demikian, LPKAN Indonesia DPC Situbondo menegaskan bahwa pihaknya masih akan terus melakukan pendalaman terkait dengan asal usul anggaran proyek tersebut.

LPKAN Indonesia berharap seluruh pihak terkait dapat memberikan penjelasan yang lebih jelas dan terbuka. Langkah tersebut dinilai sangat penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan, mengutamakan keselamatan dan dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai sumber anggaran, sistem pengerjaan, dan dokumen administrasi pekerjaan tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.

error: Content is protected !!