Berita  

Pangdam V/Brawijaya Ingin Kedamaian di Bumi Sakera

Sampang, NET88.CO – Kegiatan Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam V/Brawijaya digelar di Pendopo Trunojoyo Kabupaten Sampang. Hal itu, bagian dari program pimpinan yang tertuang di dalam program kerja pada Tahun Anggaran (TA) 2023.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf menyampaikan, Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam merumuskan tugas-tugas pokok yang dibacakan satuan atas dan menyusun program sampai pada tingkat bawah dalam kurun waktu tahun 2023.

Pihaknya mengakui, Rapim yang digelar juga ingin memperkenalkan wilayah Sampang terhadap seluruh perwira dan jajaran yang ada di Kodam. “Kami menghargai sinergitas dari setiap Kabupaten dan Kota yang terus mendukung Kodam,” ujarnya, Rabu (1/3/2023).

BACA JUGA :  Kodam V Brawijaya Gelar Rapim 2023 di Kabupaten Sampang

Menurutnya, Sampang menawarkan hibah yang merencanakan Asrama Kodim akan direlokasi pada tempat yang lebih luas dan layak. Lantaran, pemerintah Sampang akan menata kota dengan rencana membangun masjid Agung dan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang lebih representatif dengan menggunakan lahan yang ditempati Kodim.

BACA JUGA :  Kisah Inspiratif Hendy Dion Utama, Content Creator dan Pengusaha Sablon asal Bogor

“Kami siap dan telah menyetujui format hibah. Kami diminta oleh masyarakat Sampang untuk lebih mengenal situasi daerah dan mereka ingin Sampang tercipta kondusif seluruh Madura kondusif,” lanjutnya.

Farid menyebut telah membentuk Ikatan dan Tokoh Madura hingga mereka menyatakan siap mendukung pembangunan di Jawa Timur, khususnya Madura.

BACA JUGA :  Sidang Perdana Gugatan Perdata Tiga Pejabat Teras Polri Tanpa Dihadiri Pihak Tergugat

Bahkan pihaknya sangat menginginkan penyelenggaraan pesta demokrasi tahun 2024 dapat terkendali dan kondusif. Ikuti terus pemerintah daerah dan melaksanakan pembangunan yang baik untuk kepentingan masyarakat.

“Pesan terhadap masyarakat Sampang, pertahankan yang telah baik. Jangan terulang keributan antara aliran agama, dan pertentangan komunal antara kelompok. Tidak ada pertentangan antara aliran agama dan kami ingin kedamaian di Bumi Sakera,” tegasnya.(Liya)