Lakukan Pengeboran Sumur Ulang Usai Ramai Diberitakan, Kuat Dugaan Proyek Sumur Bor Desa Milangasri Hanya Kedok

Magetan|| NET88|| Seperti yang ramai diberitakan sebelumnya, dari data yang dihimpun oleh awak media terkait adanya pernyataan salah satu warga Desa Milangasri yang mengatakan akan di lakukan pengecekan dan pengeboran ulang ternyata benar adanya.

Hal tersebut terbukti dari pantauan awak media adanya aktivitas pengerjaan pengeboran di lokasi Dusun Waru Wetan Desa Milangasri Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Terlihat beberapa pekerja dengan tenda warna biru serta peralatan-peralatan lengkap yang siap untuk lakukan pengeboran.

Dikonfirmasi, salah satu pekerja pengeboran Sumur Bor di lokasi, diketahui pengerjaan tersebut dilakukan oleh pihak ketiga (pemborong) yang berasal dari wilayah Madiun. Dan yang mengerjakan Proyek pengeboran sumur tersebut adalah seseorang yang berinisial Y (laki-laki).

Dikatakannya juga, prosesnya pengeboran baru mencapai kedalaman 89 meter, dan sebelumnya juga pernah di lakukan pengeboran di sebelahnya tapi tidak keluar air.

“Iya mas, kami yang mengerjakan proses pengeboran ini dari awal, sebelumnya pernah di bor di sini (sambil nunjukin titik pengeboran yang tak jauh dari lokasi) tapi tidak keluar air. Lalu pindah sini dan ini baru dibor dengan kedalaman 89 meter, masih belum mencapai 100 meter,” kata pekerja tersebut.

Dilihat dari pengakuan pekerja di lokasi mengatakan bahwa proses pengeboran masih kedalaman 89 meter, dimungkinkan dengan adanya rilisan berita-berita tandingan yang diduga sengaja dimunculkan oleh Kepala Desa Milangasri terkesan pengeboran yang sedang dilakukan kedua ini agar benar keluar sumber airnya. Disinyalir proyek tersebut kembali dilakukan untuk persiapan meresmikan dan beroperasinya pembangunan Sumur Bor yang fungsinya untuk pertanian, seperti yang pernah diungkapkan Kepala Desa Milangasri dalam terbitan berita tandingan.

Maka tidak menutup kemungkinan dugaan adanya penyimpangan dari pengerjaan proyek pembangunan dan pengeboran sumur bor tersebut jelas adanya, publik dan masyarakat di bodohi, apalagi adanya tampilan berita tandingan dari sejumlah media online yang terkesan simpang siur, seolah-olah benar adanya sumur bor keluar sumber air dengan kedalaman 100 meter lebih. (Vha)

vvvv