Berita  

Rekapitulasi di Banyuputih Ricuh, Disebabkan KPPS Akui Alihkan Suara Caleg ke Partai

Situbondo, SIGAP88.NET – Ketua KPPS TPS 16 Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Zaini, mengakui adanya kecurangan dalam penghitungan suara di TPS-nya. Dalam pengakuan yang termuat dalam sebuah video, yang berdurasi kurang lebih 20 menit itu, Zaini mengakui bahwa suara salah seorang Caleg dialihkan menjadi suara partai, sehingga suara Caleg tersebut menjadi berkurang dari semestinya. ( 28/02/2024 )

Namun langkah Zaini itu bukan karena kesengajaan. Dalam pengakuan yang dilontarkan saat Rapat Pleno Tingkat Kecamatan yang ditempatkan di Balai Desa Banyuputih itu, yang bersangkutan mengaku bahwa dirinya didesak bahkan sampai dipelototi oleh saksi, namun sayangnya Zaini tidak menyebutkan nama saksi yang di tujunya namun dirinya sangat faham ketika nantinya di pertemukan kepada saksi tersebut Ujarnya

Sementara itu caleg yang diduga menjadi korban kecurangan adalah Izzul Muttaqin caleg dapil IV yang tak lain adalah seorang Aktivis muda asal Desa Wringinanom, Kecamatan Asembagus ini pun geram dengan sikap tidak fair pihak KPPS atau pun saksi yang melakukan intimidasi terhadap petugas tegasnya

BACA JUGA :  Peringati HUT RI , Kadisdik Bondowoso Selenggarakan Lomba Gerak Jalan Tingkat Kabupaten

Tidak hanya pengakuan dari Zaini, menambahkan ” sejumlah warga yang berasal dari Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih juga mengakui adanya kecurangan dalam proses penghitungan suara. Mereka bahkan kompak menandatangani surat pernyataan terkait adanya kecurangan tersebut Imbuhnya “

BACA JUGA :  Ka. KPLP Lapas Narkotika Kelas II A Pamekasan Lakukan Kunjungan ke Mapolres Pamekasan

Berawal dari informasi tersebut akhirnya memunculkan desakan dari warga untuk dilakukan penghitungan ulang. Izzul Muttaqin sendiri meledak di area Rapat Pleno Tingkat Kecamatan.

Situasi semakin memanas saat pihak PPK atau pun Panwascam tak kunjung memenuhi desakan warga untuk hitung ulang. Kericuhan sempat terjadi. Hingga akhirnya pengakuan dari Ketua KPPS dari TPS 16 berhasil meyakinkan Panwascam untuk dilakukan proses hitung ulang.

Benar saja, begitu dihitung ulang ditemukan surat suara yang tercoblos partai dan caleg sekaligus. Di mana berdasarkan PKPU nomor 25 tahun 2023, surat suara yang tercoblos pada gambar partai dan calon sekaligus dalam satu partai dimasukkan ke suara Caleg. Hanya saja KPPS terpaksa memasukkan ke suara partai karena desakan saksi.

BACA JUGA :  Polres Sumenep Gerebek Aksi Balap Liar, Amankan 28 Ranmor Berknalpot Brong

“Sebetulnya larinya kan ke Caleg. Dari saksi itu ‘itu pak, itu larinya harus ke partai itu. Kami terdesak, kami kan keadaan capek. Jadi semua saksi mengiyakan, kami iya-kan juga,” ujarnya saat ditanya oleh Devisi Teknis PPK.

“Sampek mendelik-mendelik (melotot) kalau berbicara itu,” tambahnya, menggambarkan upaya saksi mendesak dirinya

Dyt/ tim