Bisnis  

PT Multi Guna Maritim Gelar Aksi Penanaman 1.000 Mangrove di Pulau Pari

PT Multi Guna Maritim melakukan kegiatan CSR lingkungan bersama LindungiHutan di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

PT Multi Guna Maritim, salah satu perusahaan profesional terkemuka pada industri pelayaran logistik Indonesia, telah menjalankan Corporate Social Responsibility dengan menanam 1.000 pohon mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu pada 20 April 2024. Kegiatan ini merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan CSR PT Multi Guna Maritim dihadiri oleh jajaran direksi dan karyawan-karyawan yang terlibat secara langsung. Penanaman juga turut melibatkan startup LindungiHutan dan komunitas lokal Forum Peduli Pulau Pari.

Direktur Utama PT Multi Guna Maritim, Ian Budiman, mengungkapkan bahwa penanaman ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. 

“Ini adalah salah satu cara kita berkontribusi terhadap kepedulian lingkungan karena perusahaan kita bergerak dibidang transportasi yang secara tidak langsung juga berkontribusi terhadap polusi di dunia. Jadi, minimal ini langkah awal  yang bisa kita lakukan untuk kembalikan kepada alam ,” tutur Ian.

Penanaman 1.000 mangrove oleh PT Multi Guna Maritim bersama LindungiHutan.

Pulau ini menyimpan keindahan alam luar biasa dan menjadi destinasi wisata bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Mayoritas masyarakat di sana menggantungkan perekonomiannya dengan berprofesi sebagai penyedia jasa wisata, nelayan, atau pedagang. 

Namun, pulau ini mengalami tantangan yang mengkhawatirkan akibat dari perubahan iklim. Fenomena tersebut mengakibatkan kerusakan lingkungan seperti kenaikan muka air laut, abrasi, dan kerusakan hutan mangrove di pulau tersebut.

Oleh karena itu, Pulau Pari menjadi lokasi yang dipilih oleh PT MGM dalam pelaksanaan CSR tahun ini. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan menciptakan keberlanjutan bagi masyarakat.

PT MGM Hijaukan Pulau Pari dengan mangrove.

Jenis tanaman mangrove dinilai cocok untuk menyelamatkan lingkungan di Pulau Pari. Sebab, mangrove bermanfaat sebagai benteng pertahanan dari kerusakan lingkungan akibat dari abrasi hingga tsunami. Selain itu, mangrove juga bermanfaat sebagai habitat bagi makhluk hidup, penyimpan karbon, sumber makanan, pendapatan masyarakat, hingga penyedia jasa wisata dan rekreasi.

Ian juga berharap melalui penanaman ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan serta aksi ini dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya.

“Kita lebih sadar lagi atas kepedulian terhadap lingkungan dan bisa diikuti oleh perusahaan – perusahan lain agar terlibat dalam aksi yang sama,” pungkasnya.

vvvv

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES