Berita  

Pasutri Diduga Membawa Kabur Perhiasan, Warga Desa Trebungan Menjadi Korban

Situbondo, SIGAP88.NET – Jatuh ketimpa tangga pula, itu terjadi kepada Ibu Asrina Desa Tribungan dusun Sokaan Kecamatan Mangaran, pada hari jumat 09/ 06/ 2023. Dirinya mendapatkan musibah yang nominalnya tidak sedikit, sampai puluhan juta rupiah ulah pelaku gendam yang sering meresahkan warga khususnya bagi warga usia lanjut.

Asrina yang berprofesi sebagai tukang pijat dirinya tak tahan menahan air mata dengan adanya kejadian ini

Menurut keterangan saat dikonfirmasi oleh pihak kami dirinya menyatakan bahwa pelaku sudah sering mendatangi ketempat kami bahkan sudah lebih dari dua kali namun cuma satu kali yang di pijit selebihnya hanya main, hanya melepaskan rasa kangen katanya.

BACA JUGA :  Bapas Kelas II Pamekasan Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

“Di awal saya tidak merasa curiga kepada pelaku yang mengaku berasal dari Muncar Kabupaten Banyuwangi itu namun di pertengahan perbincangan saya bersama dirinya yang mengarah ke perhiasan dengan alasan mau di bersihkan agar lebih mengkilap disitulah saya sudah sedikit ada rasa aneh namun tetap saja tidak mempercayai terhadap perasaan saya,” Ujarnya.

Ditempat yang sama Mus selaku tetangga asrina, awalnya saya tidak merasa curiga karena keadaan dalam baik baik saja, sampai selang beberapa menit kemudian setelah sang istri pelaku keluar dari kediaman asrina tetap tidak ada perlakuan yang merugikan tuan rumah.

BACA JUGA :  Ketua NGO BARA LIHON, Siap Aksi Turun Jalan Kawal Kasus Penganiayaan

Namun setelah pelaku sudah beranjak pergi dari lokasi, asrina berteriak meminta pertolongan bahwa semua perhiasan miliknya raib di bawa kabur oleh pelaku.

Sontak saya kaget dan sempat mempertanyakan kepada korban kenapa kok bisa terjadi.

“Ternyata ibu Asrina disuruh oleh pelaku menjalankan shalat dzuhur supaya bisa mendoakan anaknya supaya betah mondok yang kebetulan di tempatkan di Pondok Pesantren Sukorejo,” tandasnya.

Dengan kejadian ini salah satu warga melaporkan kepada pihak aparat Desa dan langsung diteruskan ke Polsek Mangaran.

BACA JUGA :  KPK RI Melaporkan LSM, Terkait Pernyataan yang Bikin Resah Aktivis

Menurut AKP Aryo Pandanaran selaku Kapolsek Mangaran membenarkan dengan adanya laporan mengenai apa yang menimpa Asrina sampai mengalami kerugian puluhan juta rupiah dan kasus ini kini di tangani oleh pihak kepolisian guna melakukan pencarian para pelaku.

Disisi lain Noer Hasan selaku kepala desa trebungan dengan adanya kejadian ini langsung lakukan responsif terhadap kesetiap kadus guna dilakukan sosialisasi kepada warganya supaya tetap waspada agar tidak kembali terjadi kejadian ini ” Pungkasnya

Dyt