Berita  

LSM Gemantara Simeulue Kecam Atas Penganiayaan yang Dilakukan WNA

Simeulue, SIGAP88.NET – Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA) inisial RJ, warga negara Australia, lahir , 26-Feb- 2000, nomor document : PA 5511699, tempat singgah , di Simeulue, Moonbeach Resort. Terhadap Edy Ron, umur 39 tahun, pekerjaan nelayan warga, Dusun Siripak, Desa Lantik, Kecamatan Teupah Barat, Simeulue., yang terjadi di Desa setempat. Kamis (27/4/2023) Malam, menuai kecaman keras dari Ketua Eksekutif Cabang Gemantara Kabupaten Simeulue.

BACA JUGA :  Kapolda Jateng Sebut Program Polda Jateng Hadir dan Cooling System Pemilu

“Saya mengutuk keras berbagai macam bentuk kekerasan terhadap siapapun, apalagi ini menimpa warga kita sendiri,“ ujar Ucok Dafran usai melihat korban penganiayaan di RSUD Simeulue, Kamis (27/4/2023) Siang.

Menurutnya, diketahui hingga saat ini, akibat penganiayaan yang dilakukan RJ, Edi Ron (korban) mengalami luka di kaki bagian tumit luar dalam, 50 jahitan, lebar lukanya sekitar 8 cm dan kondisinya saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Simeulue.

BACA JUGA :  Diduga Kawasan Hutan Lindung Pantai Matras Di Serbu Para Penambang Ilegal

“LSM GEMANTARA kutuk keras terhadap Penganiayaan yang dilakukan oleh Warga Negara Asing RJ terhadap Edi Ron, dan kita meminta proses hukum dilakukan di Indonesia tidak di deportasi sebagai pengalihan sangsi hukum untuk tersangka.“ imbuhnya.

BACA JUGA :  Proyek Dekker Diruas Jalan Karang Anyar - Locare TA 2022, Seumur Jagung Sudah Ambrol "Diduga Gagal Kontruksi"

Pada kesempatan itu, Ucok Dafran, berharap pelaku penganiayaan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hukum. “Harapan saya pelaku penganiayaan terhadap Edi Ron (korban), diproses hukum secara adil dan sesuai dengan UU yang berlaku di NKRI,“ pungkasnya.**