NEWS  

ILEGAL MINING & MAFIA PERTAMBANGAN BERULAH, JPKPN SULTRA GERAM

Sultra, Sigap88 – 06/12/2023 , Lahan legal di ilegalkan penambang semakin berulah.

Woroagi yang sering disapa Agima menyampaikan saat bertemu di salah satu hotel di jakarta bahwa akan kembali ke Sultra mencari dan melengkapi berkas perkara yang akan di ajukan ke Kejagung RI terutama adanya dugaan yang melibatkan beberapa pemilik IUP yang berada di Kecamatan langkikima dan Kecamatan Lasolo kepulauan kabupaten Konawe Utara

Woroagi menegaskan bahwa lokasi lahan legal banyak beredar dokumen terbang dan pembuatan surat – surat penting untuk kelengkapan izin berlayar.

Tegas Disampaikan lanjut media kami mempertanyakan langka apa yang akan dilakukan JPKPN Sultra, Woroagi menegaskan kembali bahwa, ” Saya tegaskan di kabupaten Konawe Utara itu terkesan usaha pertambangan sangat amburadul tidak tertiblah mulai dari lingkungan, sampai proses pengambilan material orr nikel yang semrawut itu yang dilihatnya saat Kunjungan dua kali di kecamatan langkikima dan Lasolo kepulauan, lebih parahnya lagi ada perusahaan yang IUP timpang tindih dan sedang berproses hukum tetapi proses pertambangan juga masih berjalan sejak pantaun bulan Juni sampai sekarang JPKPN Sultra sudah mengantongi 70 % nama pemilik IUP yang menambang tidak mengikuti ketentuan dan melakukan kata penjualan dengan memakai dokumen yang bukan berasal dari dokumen pemilik IUP itu sendiri” ungkapnya di lobby hotel di jakarta (06/12)

Woroagi menyayangkan hal demikian terjadi beberapa penambang hanya memikirkan pertambangan tapi lupa dengan ketentuan serta hak – hak masyarakat terkadang diabaikan, perlu diperbaiki atau lokasi pertambangan di Sultra sebaiknya di tutup dulu dan izin – izin di data ulang dan di aktifkan kembali sesuai ketentuan yang berlaku, adapun masalah pemerintah dan APH yang tidak bisa bertindak profesional baiknya dilakukan perbaikan jika perlu di pindahkan saja di nduga Papua.

Pada Prinsipnya menurut Ketua JPKPN Sultra,” Saya pastikan akan menghadap ke Istana Presiden RI untuk menyampaikan dalam waktu dekat dan sementara dijadwalkan waktunya sembari saya persiapkan berkas – berkas pendukung lengkap agar supaya ketika penyampaiannya langsung di skak mati saja semuanya”, ujar Ketua JPKPN Sultra geram dan tegas dalam penyampaian sambil tersipu – sipu (RED)