Dugaan Penyelewengan Bapang di Desa Seletreng Berbuntut Panjang

Situbondo, SIGAP88.NET – Bantuan Pangan 2024 di Desa Seletreng Kecamatan Kapongan yang diduga diselewengkan oleh oknum petugas akhirnya resmi dilaporkan ke Polres Situbondo, Sabtu (09/03).

M. Zainullah bersama sejumlah warga desa setempat mendatangi Polres Situbondo untuk melaporkan dugaan masalah penyelewengan bantuan pangan yang berupa Beras Bulog sebesar 10 kg yang ditengarai sejumlah penerima bantuan tidak mendapatkan kembali haknya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun media ini bahwa penyaluran bantuan pangan di desa seletreng tepat pada hari minggu (03/03/2024) bersamaan dengan jadwal penyaluran desa lainnya di Kecamatan Kapongan.

Menurut M. Zainullah tentang dugaan kasus yang terjadi mengatakan berawal dari keluhan salah seorang warga yang diketahui tahap I menerima bantuan pangan namun di tahap ke II tidak lagi menerima undangan dan bantuannya.

BACA JUGA :  Terkait Meninggal OK, Kapolda Jateng Bentuk Tim Terpadu

“Ketika mengetahui peristiwa itu akhirnya kami berkoordinasi dengan sejumlah pihak lalu menggali data bersama dan menanyakan kepada sejumlah warga yang diketahui sebagai penerima ternyata cukup banyak penerima yang diduga kuat bantuannya tidak diberikan,” terang Cak Sinul sapaan akrab pemuda asal seletreng ini.

Selain itu setelah mengetahui adanya dugaan penyelewengan dimaksud, kami mengumpulkan data dan berkordinasi dengan para pihak berwenang yakni Dinas Sosial Kabupaten Situbondo, Dinas pertanian dan ketahanan pangan, warga desa setempat, BPD termasuk dengan sejumlah aktifis yang peduli akan kebutuhan warga ditengah kondisi bahan pokok yang lumayan mahal.

“Termasuk mengumpulkan data dan dokumentasi penerima bantuan yang ditengarai telah diselewengkan oleh para oknum di desa sebab diketahui sesuai daftar penerima saat penyaluran di Desa seletreng berjumlah sekitar 748 Orang,” ungkap Cak Sinul usai melaporkan.

BACA JUGA :  Telah Banyak Torehkan Prestasi Dan Lahirkan Ribuan Alumni, SMA Negeri 1 PGK Meriahkan Ulang Tahun Dengan Sugar Rush Festival 64

Lebih dari hal diatas Cak Sinul bersama salah seorang anggota BPD seletreng dan warga setempat merasa kaget ketika mendengar informasi tadi malam (08/03/2024) di ketahui telah terjadi pengembalian bantuan pangan berupa beras kepada 2 nama orang penerima yang viral di media sebab bantuanya diduga tidak di berikan atas nama “ALIMA” dan “SUHAYA” secara tiba tiba diminta mendatangi kantor desa seletreng malam hari.

Informasi diatas dibenarkan oleh salah seorang ketua kelompok bantuan PKH di Krajan I seletreng dan warga dusun setempat beserta keluarga dari Ibu Alima dan Suhaya.

“Tadi malam ada pemberian beras kepada dua orang Lansia tersebut dengan cara di suruh datang ke Balai Desa Seletreng oleh pendamping PKH desa setempat, kemudian pengakuannya diserahkan langsung oleh kepala Dusun saudara “R” dengan meminta maaf kepada saudara penerima dan perwakilannya yang lambat menyalurkannya,” ungkap Keluarga penerima dan sejumlah saksi saat ditemui dari polres Situbondo.

BACA JUGA :  MUDIK AMAN BERKESAN, Polres Sampang Gelar Apel Bersama Forkopimda

Selanjutnya Cak sinul menyampaikan terimakasih banyak kepada Pihak polres situbondo yang telah merespon cepat atas dugaan kasus penyelewengan bantuan ini.

“Kami bersama sebagian warga merasa bangga berjuang membantu dan mengupayakan bantuannya diterima kembali sebab ditengarai cukup banyak penerima yang belum memperoleh haknya,” harapnya.

Lebih lanjut Cak Sinul beserta warga sangat berharap kepada para pihak berwenang di Kabupaten maupun pusat khususnya kepada POLRES Situbondo untuk bisa mengusut tuntas kasus ini dan para oknum yang terlibat dapat disanksi tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penulis: Sdk/fa’is