NEWS  

Diserang Warga Net, Netizen Keluhkan Ulah Oknum Pedagang Larang Pengunjung Duduk di Fasilitas Umum Telaga Sarangan

Magetan || Sigap88 || Potensi wisata merupakan aset terpenting untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tentunya dengan peran pokoknya tersebut mengharuskan agar pemerintah bergerak secara serius untuk meningkatkan pelayanan dan menyediakan fasilitas umum yang memadai di lokasi wisata sehingga pengunjung yang datang tidak merasa kecewa.

Namun hal tersebut justru berbanding terbalik dengan kondisi yang ada di Telaga Sarangan. Dari waktu ke waktu banyak permasalahan yang muncul terkait dengan tata kelola Telaga Sarangan yang kian dianggap buruk.

Hal tersebut saat ini menjadi perbincangan hangat baik dikalangan masyarakat maupun media sosial. Dilansir dari akun tiktok”Backpacker Jawa Timur” dari akun @sikuceldansigembel yang melakukan unggahan kekecewaan terkait tindakan oknum pedagang yang melarang pengunjung untuk menduduki fasilitas umum di lokasi telaga.

BACA JUGA :  BPBD Pamekasan lakukan protokol Kesehatan

“Hari Minggu ngopi, ini ada inventaris Pemkab Magetan tapi kalau duduk disini harus pesen, ya gak opo-opo nek pesen ya tapi kalau gak pesen ini gak boleh duduk disini, padahal iki ki inventaris Pemkab Magetan, (Hari Minggu ngopi, ini ada inventaris Pemkab Magetan (Kursi) tapi kalau duduk harus pesen dulu (makanan), ya tidak apa-apa sebenarnya kalau pesen tapi kalau tidak pesen tidak boleh duduk disini, padahalkan ini inventaris Pemkab Magetan),” kata akun tik tok Backpacker Jawa Timur dengan logat jawanya.

BACA JUGA :  Lapas Narkotika Pamekasan Terima Bantuan Matras dan Peralatan Mamin

“Gimana jal padahal nek arep lungguh yo gak popo kudune (Ini bagaimana, harusnya kalau mau duduk kan tidak apa-apa),” isi video tersebut yang diketahui merupakan seorang wanita.

Video yang diunggah akun tersebut telah ditonton sebanyak 542.500 warga net. Ungkapan kekecewaan terhadap pelayanan di Wisata Telaga Sarangan yang tidak memuaskan itu menimbulkan beragam reaksi warga net, bahkan tak sedikit yang membenarkan adanya kejadian tersebut. Meski begitu tak sedikit pula yang menyayangkan adanya tindakan oknum pedagang yang menunjukkan sikap tidak menyenangkannya pada pengunjung yang ingin duduk santai di pinggiran telaga.

Diketahui bahwa unggahan dari akun tik tok Backpacker Jawa Timur tersebut dilakukan pada 10 jam yang lalu. Artinya menurut keterangan dari video permasalahan tersebut terjadi pada hari Minggu kemarin.

BACA JUGA :  FPKR Sayangkan Hiburan Malam Yang Berkedok Hiburan Rakyat

Dari unggahan video diketahui bahwa lokasi adanya larangan menggunakan fasilitas umum diduga dilakukan oleh oknum pedagang yang berada di depan Warung Pak Nardi, bahkan video tersebut juga menunjukkan secara jelas situasi sekitar lokasi.

Saat dihubungi awak media melalui pesan WhatsApp, Senin, (22/05/2023), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan Joko Trihono belum memberikan respon. Hingga berita ini diturunkan awak media masih menunggu konfirmasi dari dinas terkait. (Vha)