Diduga Tak Berijin, Galian C di Desa Dharma Camplong Sampang Bebas Beroperasi

Sampang, SIGAP88.NET – Galian C tak berizin alias ilegal di Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur saat ini marak kembali. Namun pelakunya lepas dari penindakan Pemerintah Kabupaten Sampang. Sejumlah warga Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong mengeluhkan kondisi jalan yang rusak, akibat sering dilalui kendaraan bermuatan material, Kamis (6/7/2023).

Kendaraan dump truk tersebut setiap hari beraktifitas, mengangkut material hasil penambangan, dari lokasi penambangan di Desa Dharma Camplong, yang belakangan di ketahui milik H. Adim, dalam sehari puluhan kali kendaraan tersebut berlalulalang.

Karena seringnya dilalui kendaraan sarat muatan tersebut, menjadikan jalan kabupaten yang melintasi dua desa sepanjang kurang lebih 2 km tersebut rusak parah.

BACA JUGA :  IBM Fundition Dan Relawan Cak Fauzi Madura Deklarasi Cak Fauzi Untuk Dukung Maju Di Pilgub Jawa Timur

“Jalannya rusak, bergelombang dan banyak lubang disana sini karena tak kuat menahan beban kendaraan,” ujar Buntes ,Tokoh Pemuda Desa Dharma Camplong.

Menjelaskan bahwasannya, dampak dari aktifitas penambangan yg tak berijin tersebut sudah mulai dirasakan warga sejak lama sekali, atau dari dimulainya penambangan tersebut.

Pada musim panas, jelas Buntes, dari aktifitas tersebut mengakibatkan debu dan polusi. Kondisi makin parah dirasakan, saat musim penghujan tiba. Jalan menjadi becek dan banyak kubangan berlumpur.

BACA JUGA :  Presiden Serahkan Dana KUR Klaster Secara Simbolis

“Sudah banyak warga yang jadi korban akibat jalan rusak ini,” ungkap Buntes, salah satu tokoh Pemuda Dharma Camplong ini, Rabu (05/7).

Keberadaan jalan tersebut, kata Buntes, sangat vital bagi warga Desa Dharma Camplong dan Desa Rabesan. Setiap hari, warga kedua desa beraktifitas dengan melintasi jalan itu. Dengan kondisi jalan yang rusak saat ini, menjadikan aktifitas warga terganggu.

Padahal secara aturan galian C tampa izin dilarang beroperasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Usaha Pertambangan.

BACA JUGA :  Moment Nusulul Qur'an 17 ramadhan NGO BARA didampingi NNC Bagikan 1444 Takjil

“Saya mohon kepada APH dan dinas terkait untuk menertibkan entah dari Satpol-PP, DLH, PUPR, Pendapatan, tolong koordinasi yang galian C belum ada izinnya suruh mengurus izinnya terlebih dahulu,” Ujar Buntes.

Awak Media (5/7) saat mendatangi lokasi Galian C Ilegal di Desa Dharma Camplong Kecamatan Camplong. Satu unit alat berat (bego) sedang beroperasi mengambil pasir sertu di lokasi tersebut.

H, Adim Pemilik Galian C tersebut ketika kami konfirmasi by wa, terkait galian C tak berizin tersebut, namun sampai berita ini di rilis H. Adim Belum membalas.(Fit)